Kekuatan Pikiran (Mind Power)



KEKUATAN PIKIRAN (MIND POWER)


    
  Hai Teman-teman, kali ini saya akan membahas tentang KEKUATAN PIKIRAN (MIND POWER) yang saya kutip dari buku Terapi Berfikir Positif karangan Dr. Ibrahim Elfiky (yang sudah International Best Seller). Bagi saya buku ini khususnya buku karangan Dr. Ibrahim Elfiky sangat luar biasa, keren, dan sangat memotivasi. Bagi teman-teman yang beluman membacanya saya rekomendasikan untuk membacanya, pasti nggak nyesal bacanya 😊. Baiklah, tujuan saya membuat tulisan ini yaitu untuk memberikan pengetahuan secara ringkas tentang kekuatan pikiran kepada teman-teman semua.

      Dalam al-Khawatir, Syekh Muhammad Mutawalli al-Sya’rawi mengatakan, “Pikiran adalah alat ukur yang digunakan manusia untuk memilih sesuatu yang bernilai baik dan lebih menjamin masa depan diri dan keluarganya.” Dengan berfikir, kata James Allan, seseorang bisa menentukan pilihannya. Dalam Psikologi-sosial, ilmuan mendefinisikan “berfikir” sebagai bagian terpenting yang membedakan manusia dari binatang, tumbuhan, dan benda mati. Dengan berfikir, manusia bisa membedakan antara yang bermanfaat dan yang tidak bermanfaat, antara positif dan yang negatif. Dengan Begitu, ia bisa memilih yang cocok bagi dirinya dan bertanggung jawab atas pilihannya.

      Dalam Aladdin Factor karya Jack Canfield dan Mark Viktor Hansen menyebutkan bahwa setia hari manusia menghadapi lebih dari 60.000 pikiran. Satu-satunya yang dibutuhkan sejumlah besar pikiran ini adalah pengarahan. Jika arah yang ditentukan bersifat negatif maka sekitar 60.000 pikiran akan keluar dari memori ke arah negatif. Sebaliknya jika pengarahannya positif maka sejumlah pikiran yang sama juga akan keluar dari ruang memori ke arah positif.

      Pada 1986, penelitian Fakultas Kedokteran di San Frasncisco menyebutkan bahwa lebih dari 80% pikiran manusia bersifat negatif. Hasil penelitian ini memperkuat pernyataan bahwa nafsu cenderung menyuruh ke arah keburukan.

Ada Delapan Belas prinsip “Kekuatan Pikiran“ yaitu:
1.      Pikiran memiliki program yang kuat,
2.      Pikiran membuat file-file akal,
3.      Pikiran memengaruhi pola pikir (mindset),
4.      Pikiran memengaruhi persepsi,
5.      Pikiran memengaruhi fisik,
6.      Pikiran memengaruhi perasaan,
7.      Pikiran memengaruhi perilaku,
8.      Pikiran memengaruhi hasil,
9.      Pikiran memengaruhi citra diri,
10.  Pikiran memengaruhi penghargaan terhadap diri sendiri,
11.  Pikiran memengaruhi rasa percaya diri,
12.  Pikiran memengaruhi kondisi jiwa,
13.  Pikiran memengaruhi kesehatan,
14.  Pikiran tidak mengenal jarak,
15.  Pikiran melampaui batas zaman,
16.  Pikiran melampaui faktor waktu,
17.  Pikiran memengaruhi hukum akal bawah sadar, dan,
18.  Pikiran dan mata rantai persepsi.

Sebagian besar manusia mengidap penyakit kejiwaan. Sebagian orang merasa cemas dan takut menghadapi masa depan atau sesuatu yang tidak jelas. Sebagian orang merasa gelisah dan frustasi. Sebagian orang merasa kesepian meski bergelimang materi dan banyak keluarga. Penyakit kejiwaan ini kita lihat menjangkiti anak manusia tanpa pandang bulu, termasuk kaum remaja. Menurut hasil penelitian sebuahlembaga yang mengkaji masalah kejiwaan dan fisiologis di New Zealand, angka bunuh diri di dunia meningkat dari 14% pada 1995 menjadi 23% pada 2005. Fenomana mencengangkan ini di sebabkan oleh kemajuan dan pertumbuhan yang begitu cepat, perubahan, persaingan, kehilangan semangat, dan desakan internal.

      Dalam Energy Medicine Dr. Herbert Spencer dari Universitas Harvard mengatakan bahwa jiwa dan tubuh saling melengkapi. Dia juga mengatakan bahwa lebih dari 90% penyakit tubuh disebabkan oleh jiwa. Disebutkan bahwa apa yang dipikirkan oleh jiwa berpengaruh pada seluruh anggota tubuh bagian luar, baik pada ekspresi pada wajah maupun gerakan tubuh. Pikiran jiwa berpengaruh pada anggota tubuh bagian dalam, seperti bertambahnya detak jantung, suhu tubuh, proses bernapas, dan tekanan darah yang ikut mempengaruhi liver, ginjal, limpa, lambung, paru-paru, dll.


      Saya akan berbagi sedikit pengalaman tentang kekuatan pikiran yang saya alami. Yakni ketika saya sakit, selalu saja datang dipikiran saya tentang pikiran negatif tentang suatu penyakit, yang mana penyakit ini tidak lama saya derita, sekitar 2 - 3 mingguan. Jujur saya menderita dengan penyakit yang saya derita, tapi saya positive thingking aja, berhusnuzdan kepada Allah, dan beroda memohon untuk meminta kesembuhan, dan saya setiap hari selalu berkata “aku sehat, aku kuat, aku tidak boleh sakit”, dan dalam waktu seminggu, penyakit saya itu alhamdulillah hilang sedikit demi sedikit, terimakasih Ya Allah. Kesimpulannya, dengan kita berfikir positif maka akan mengalirkan energi positif  keseluruh tubuh dan akan membuat pola pikir sehingga kita menjadi kuat dalam menghadapi segala penyakit, janganlah kita berbicara “aku tidak kuat lagi menghadapi penyakit ini, aku tidak sanggup dengan rasa sakit ini”, dll. Itu akan mempengaruhi pola pikir kita sehingga menyebabkan kita menjadi lemah.

      Ya mungkin sekian postingan dari saya, semoga dapat bermanfaat bagi teman-teman semua 😊. Terima Kasih yang sudah berkunjung...
            



Komentar